Media [Komunikasi] Massa Online

mass

PERKEMBANGAN media massa (jurnalistik) tidak lepas dari perkembangan teknologi komunikasi. Kalau dulu orang hanya mengenal media cetak (koran, majalah) dan media elektronik (televisi dan radio), kini seiring perkembangan teknologi komunikasi berbasis cyber, maka media pun mengikutinya dengan menjadikan internet sebagai bentuk atau bagian dari media massa.  Bahkan seiring perkembangan teknologi telepon seluler, berita-berita di internet bisa diakses melalui telepon genggam tersebut.  Internet menjadi sebuah medium berita baru pada bulan Januari tahun 1998 saat Matt Drudge menggunakan website untuk mengumumkan bahwa “Newsweek” telah menyembunyikan berita tentang keterlibatan Presiden Clinton dengan Monica Lewinsky di Gedung Putih.

Modul lengkapnya unduh di sini

Advertisements

7 thoughts on “Media [Komunikasi] Massa Online

    • Analisis Berita di situs berita online Okezone.com

      Nama : Siti Maulidina Ruswanda
      Prodi : Ilmu Komunikasi 4
      Nim : 7020115026

      http://news.okezone.com/read/2017/03/20/340/1647007/parah-mantan-pacar-dicegat-dipukul-diajak-begituan?utm_source=wp&utm_medium=box&utm_campaign=wpbr4

      Okezone merupakan situs berita online yang namanya sudah banyak dikenal oleh masyarakat indonesia, bahkan juga iklan nya muncul di televisi swasta nasional. Kredibilitas yang di miliki oleh sebuah lembaga media massa bergantung pada produk (news) yang dikeluarkan oleh lembaga tersebut. Salah satu berita yang saya ambil contoh nya yaitu berjudul : “Parah! Mantan Pacar Dicegat, Dipukul, Diajak ‘Begituan’”
      Dilihat dari judulnya saja sekilas pembaca dapat mengetahui bagaimana karakteristik dari media tersebut , dalam analisis ini saya simpulkan bahwa kredibilitas yang dimiliki oleh situs okezone ini jauh dari kalimat “memiliki kredibilitas yang baik” . Penulisan judul memang sengaja dibuat penasaran seperti hal nya situs berita online lain nya dengan tujuan untuk menarik dan mengundang minat pembaca. Dari segi penulisan berita juga terlalu banyak menggunakan kata-kata yang tidak baku/formal dan menggunakan banyak opini penulis yang padahal tidak sesuai dengan kaidah penulisan berita dalam dunia jurnalistik,meskipun aktualisasi dan faktualisasi nya dapat di percaya . Namun tetap saja , berita yang diterbitkan oleh media massa online tidak akan memiliki kredibilitas yang sama dengan berita yang di terbitkan di media massa cetak yang sudah melalui proses panjang dalam proses pembuatannya .

  1. nama : Bayu Mahendra
    Jurusan : Ilmu komunikasi
    Nim : 47020115004

    Link Berita : https://news.detik.com/berita/3451240/melihat-underpass-stasiun-manggarai-yang-ramai-jadi-perbincangan

    analisis Berita
    menurut saya berita ini mengandung faktualitas dan aktualitas, mengapa demikian karena di dalam berita ini terdapat salah satu wawancara yang dilakukan dengan masyarakat/pengguna underpass. detikcom mewawancarai penumpang yang melewati underpass. Salah satunya Silvia, yang merupakan mahasiswa perguruan tinggi. Dia mengatakan menyeberangi peron lewat underpass lebih memudahkannya.namun ada beberapa kendala atau kekurangannya seperti tidak terdapatnya toilet dan eskalator.

    namun dengan adanya underpass ini dapat memberikan dampak yang baik bagi penumpangnya dan tentunya keselamatan para penumpang computerline lebih terjamin.

  2. nama : iqsan maulana ishaq
    jurusan : ilmu komunikasi 4
    nim :7020115014

    link berita : https://news.detik.com/berita/d-3451626/oknum-ditnarkoba-polda-bali-divonis-5-tahun-penjara-karena-narkoba?_ga=1.101544456.803741179.1490002960

    analisis berita
    dalam berita ini yang saya liat sangat aktualitas dan faktualitas,mengapa saya mengatakan seperti itu,karena dalam berita ini terdapat salah satu fakta bahwa tersangka yaitu kamarudin oknum ditnarkoba melakukan jual beli narkoba dengan anggota TNI di salah satu hotel di bali,pada hari senin tanggal 20 maret 2017.

    dan dia adalah salah satu orang yang suka memasok narkoba berjenis sabu kepada orang asing,seperti negara australia dan yang lain nya,dan tersangka kamarudin di vonis 5 tahun penjara oleh JPU jaksa penutut umum

  3. Nama : Muhammad Julfri
    Jurusan Ilmu Komunikasi 4
    NIM : 7020115017

    Link Berita : https://oto.detik.com/mobil/d-3451441/gas-bermasalah-mercy-s-class-jokowi-ngadat

    Menurut saya , berita tersebut sudh mengandung unsur Faktualitas dan Aktulitas, karena di berita tersebut di katakan bahwa Mobil Mercedes-Benz Kepresidenan RI 1 yang dipakai Presiden Joko Widodo mogok ketika melakukan kunjungan kerja di Kalimantan Barat.

    Kejadian tersebut terjadi pada hari Sabtu tanggal 18 Maret 2017, Kalimantan Barat.
    Mobil Kepresidenan RI 1 ini mogok setelah menempuh perjalanan lebih kurang 3o menit. Mogok karena bermasalah pada setingan gas, sehingga laju kendaraan tidak bisa dalam keadaan normal

    Hal ini dibenarkan oleh Kepala Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin. Bey mengatakan, peristiwa mogok itu terjadi usai Presiden Jokowi meresmikan PLTG Mempawah

  4. Nama : Martina Martatilopa
    NIM : 1020114012

    Analisis berita
    Benarkah Bedak Johnson & Johnson Itu Berbahaya ?
    Jhonson & Jhonson merupakan produk perawatan kulit yang lebih familiar untuk bayi. Bagi masyarakat Indonesia mungkin produk ini pastinya sudah tidak asing lagi , penulis sendiri seringkali melihat produk dari jhonson & jhonson ini digunakan oleh para ibu untuk merawat bayinya dari gatal dan alergi kulit lainnya. Bahkan bedak bayi juga sering digunakan oleh para ibu untuk wajah mereka sendiri dan bagian tubuh yang lain. Para wanita beranggapan bahwa memakai bedak bayi membuat kulit mereka lebih lembut dan terlihat cerah.

    Beberapa minggu kebelakang produk ini menjadi kontropesi pasalanya Dr. Daniel Cramer, seorang epidemiologist Amerika menyatakan bahwa setidaknya ada 10.000 wanita yang menderita kanker ovarium yang disebabkan oleh pemakaian bedak bayi yang rutin selama bertahun-tahun. Penemuan ini begitu mengejutkan hingga media mainstream sekelas New York Times pun melalui headlinenya meminta perusahaan besar Johnson untuk mengungkapkan kebenaran di balik produk mereka.

    The American Academy of Pediatrics memperingatkan orang tua untuk tidak menggunakan bedak bayi serbuk jenis ini. Mineral yang ada pada bedak sangat mudah terbawa udara hingga terhirup oleh bayi, menyebabkan selaput lendir mereka mengering. Semakin ramainya pemberitaan akan produk dari Jhonson & jhonson ini pastinya menjadikan masyarakat ragu akan kinerja BPOM yang telah mengijinkan produk tersebut marak beredar di pasaran.
    Berikut saya juga menemukan jawabannya dari halaman resmi pom.go.id mengenai produk dari jhonson & jhonson yang beredar di Indonesia.

    Penjelasan Badan POM
    Mengenai Produk Bedak Bayi Johnson & Johnson yang Diduga Menyebabkan Kanker :
    Sehubungan dengan adanya pemberitaan di media online mengenai produk bedak bayi Johnson & Johnson yang beredar di Amerika yang diduga menyebabkan kanker, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) memberikan penjelasan kepada masyarakat sebagai berikut:
    1. Bahwa nama produk yang tercantum dalam pemberitaan tersebut adalah Johnson’s Baby Powder Cornstarch with Aloe & Vitamin E dan Johnson’s Baby Powder Calming Lavender & Chamomile.
    2. Berdasarkan penelusuran database notifikasi kosmetika yang ada di Badan POM, terdapat 9 produk baby powder PT. Johnson & Johnson dari 75 produk baby powder yang ternotifikasi, namun produk baby powder Johnson & Johnson yang disebutkan dalam pemberitaan tersebut di atas tidak terdapat dalam database notifikasi kosmetika.
    3. Bahwa komposisi produk baby powder Johnson & Johnson yang ternotifikasi di Badan POM umumnya mengandung talc dengan kadar 98% – 99.83%
    4. Bahwa sesuai Peraturan Kepala Badan POM RI Nomor 18 Tahun 2015 tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetika, Lampiran I Daftar Bahan yang diperbolehkan digunakan dalam Kosmetika dengan pembatasan dan persyaratan penggunaan, talk boleh digunakan pada kosmetika jenis sediaan serbuk untuk anak-anak dan sediaan lainnya, tidak ada pembatasan kadar maksimum penggunaan maupun persyaratan lainnya, dan pada sediaan serbuk untuk anak-anak harus mencantumkan peringatan “jauhkan serbuk dari mulut dan hidung anak-anak”.
    5. Bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena produk baby powder Johnson & Johnson yang ternotifikasi di Badan POM tidak mengandung bahan dilarang yang dapat memicu kanker.
    6. Sebagai perlindungan kepada masyarakat, Badan POM akan terus melakukan pengawasan terhadap kemungkinan beredarnya produk yang tidak memenuhi syarat.
    7. Badan POM akan tetap memantau dan mengawasi pemberitaan ini, jika memerlukan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Contact Center HALOBPOM 1-500-533, SMS 0-8121-9999-533, email halobpom@pom.go.id, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia

  5. Analisis Berita
    Nama : Ganda Ichwanudin
    Prodi : Ilmu Komunikasi 4
    Nim : 7020115012

    http://www.kompasiana.com/amp/nichoryan/citizen-journalism-ketika-warga-menjadi-jurnalis_58ca42ff4ef9fda31faf5987

    Menurut saya artikel tersebut sangatlah benar dan memang banyak terjadi pada masa sekarang ini,
    Sangat jelas dan lengkap kalau di kaitkan ke Kriteria obyektivitas kualitas informasi pemberitaan yaitu mengandung Kredibilitas, Faktualitas dan Obyektivitas.

    Faktualitas adalah bentuk pelaporan peristiwa dan pernyataan yang dapat dicek ke sumber dan ditampilkan bebas ataupun terpisah dari komentar. Faktualitas juga berisi kriteria kebenaran yaitu kelengkapan laporan, akurasi dan niat untuk tidak menyesatkan atau menekan apa yang relevan (itikad baik).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s